Beranda Regional Puspa Bayu Nugraha Ajak Masyarakat Maknai Idul Fitri sebagai Momentum Memperkuat Integritas
Regional

Puspa Bayu Nugraha Ajak Masyarakat Maknai Idul Fitri sebagai Momentum Memperkuat Integritas

Morowali, siarutama.com-Dalam rangka memperingati Idul Fitri 1447 Hijriah, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Morowali, Puspa Bayu Nugraha, menyampaikan ucapan resmi yang sarat dengan pesan moral, refleksi, dan ajakan […]

Flayer ucapan selamat Idul Fitri oleh Puspa Bayu Nugraha, Anggota DPRD Morowali. Foto: Ist

Morowali, siarutama.com-Dalam rangka memperingati Idul Fitri 1447 Hijriah, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Morowali, Puspa Bayu Nugraha, menyampaikan ucapan resmi yang sarat dengan pesan moral, refleksi, dan ajakan untuk memperkuat nilai-nilai integritas dalam kehidupan bermasyarakat.

Ucapan tersebut disampaikan sebagai bagian dari momentum kemenangan umat Islam setelah menjalani ibadah di bulan Ramadan, yang menurutnya bukan sekadar perayaan spiritual, tetapi juga titik balik untuk membangun karakter yang lebih baik.

“Atas nama pribadi dan sebagai wakil rakyat, saya mengucapkan Selamat Idul Fitri 1447 Hijriah, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita semua kembali dalam keadaan fitrah, menjadi pribadi yang lebih jujur, lebih sabar, dan lebih peduli terhadap sesama,” ujar Puspa Bayu Nugraha dalam pernyataan tertulisnya pada Kamis, 19 Maret 2026.

Ia menegaskan bahwa Idul Fitri seharusnya tidak dimaknai hanya sebagai akhir dari ibadah puasa, melainkan sebagai awal dari komitmen baru untuk menjaga nilai-nilai yang telah dilatih selama Ramadan.

“Ramadan telah mendidik kita untuk menahan diri, mengendalikan hawa nafsu, dan memperkuat kejujuran. Maka Idul Fitri adalah saat yang tepat untuk memastikan bahwa nilai-nilai itu tidak berhenti, tetapi justru terus kita bawa dalam kehidupan sehari-hari,” lanjutnya.

Dalam pesannya, ia juga menyinggung pentingnya integritas, baik dalam kehidupan pribadi maupun dalam menjalankan tanggung jawab publik. Menurutnya, kejujuran dan amanah adalah fondasi utama dalam membangun kepercayaan masyarakat.

“Integritas bukan hanya tentang apa yang kita katakan, tetapi tentang apa yang kita lakukan, terutama ketika tidak ada yang melihat. Ini berlaku untuk semua, termasuk kami sebagai pejabat publik yang diberi amanah oleh masyarakat,” tegasnya.

Lebih jauh, Puspa Bayu Nugraha mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Idul Fitri sebagai momentum mempererat persatuan dan memperkuat solidaritas sosial di tengah berbagai tantangan yang dihadapi.

“Di hari yang suci ini, mari kita saling memaafkan, memperbaiki hubungan, dan memperkuat kepedulian sosial. Jangan biarkan perbedaan menjadi penghalang, tetapi jadikan keberagaman sebagai kekuatan untuk membangun daerah yang lebih baik,” ungkapnya.

Menutup pernyataannya, ia berharap semangat kebersamaan dan nilai-nilai kebaikan yang tumbuh selama Ramadan dapat terus hidup dan menjadi bagian dari karakter masyarakat ke depan.

“Semoga Idul Fitri ini benar-benar menjadi momentum perubahan, bukan hanya secara spiritual, tetapi juga secara sosial. Mari kita jaga kejujuran, perkuat kepedulian, dan bersama-sama membangun masa depan yang lebih baik,” tutupnya.

Penulis: Tia Ningsih

Editor: Hajra

Sebelumnya

Penumpang Kapal Rute Kendari Raha Diberangkatkan Gratis Lewat Program Mudik Kemenhub

Selanjutnya

Puspa Bayu Nugraha Nilai Nyepi sebagai Sarana Memperkuat Kesadaran Sosial

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

advertisement
advertisement