Kode Etik Jurnalistik

<p><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;">Kebebasan untuk menyampaikan pendapat&comma; berekspresi&comma; serta kebebasan pers merupakan bagian dari hak asasi manusia yang dijamin oleh Pancasila&comma; Undang-Undang Dasar 1945&comma; dan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa&period; Kebebasan pers menjadi sarana penting bagi masyarakat untuk memperoleh informasi sekaligus berkomunikasi&comma; sehingga kebutuhan dasar akan informasi dapat terpenuhi serta mampu meningkatkan kualitas kehidupan manusia&period; Dalam menjalankan kebebasan pers tersebut&comma; wartawan Indonesia menyadari bahwa terdapat berbagai hal yang perlu diperhatikan&comma; seperti kepentingan bangsa&comma; tanggung jawab sosial&comma; keberagaman masyarakat&comma; serta nilai-nilai dan norma agama yang berlaku&period;<&sol;span><&sol;p>&NewLine;<p><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;">Saat melaksanakan fungsi&comma; hak&comma; kewajiban&comma; dan perannya&comma; pers tetap menjunjung tinggi serta menghormati hak asasi setiap individu&period; Oleh karena itu&comma; insan pers dituntut untuk bekerja secara profesional dan bersikap terbuka terhadap pengawasan dari masyarakat&period; Untuk menjaga kemerdekaan pers sekaligus memenuhi hak masyarakat dalam memperoleh informasi yang benar dan terpercaya&comma; wartawan Indonesia memerlukan pedoman moral serta etika profesi&period; Pedoman tersebut menjadi dasar dalam menjalankan tugas jurnalistik guna mempertahankan kepercayaan publik&comma; sekaligus menegakkan integritas dan profesionalisme&period; Berdasarkan hal tersebut&comma; wartawan Indonesia menetapkan dan mematuhi Kode Etik Jurnalistik&period;<&sol;span><&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; center&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;"><strong>Pasal 1<&sol;strong><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; center&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;"><strong>Wartawan Indonesia bersikap independen&comma; menghasilkan berita yang akurat&comma; berimbang&comma; dan tidak beritikad buruk&period;<&sol;strong><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; center&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;"><strong>Penafsiran<&sol;strong><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<ol>&NewLine;<li><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;">Independen berarti memberitakan peristiwa atau fakta sesuai dengan suara hati nurani tanpa campur tangan&comma; paksaan&comma; dan intervensi dari pihak lain termasuk pemilik perusahaan pers&period;<&sol;span><&sol;li>&NewLine;<li><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;">Akurat berarti dipercaya benar sesuai keadaan objektif ketika peristiwa terjadi&period;<&sol;span><&sol;li>&NewLine;<li><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;">Berimbang berarti semua pihak mendapat kesempatan setara&period;<&sol;span><&sol;li>&NewLine;<li><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;">Tidak beritikad buruk berarti tidak ada niat secara sengaja dan semata-mata untuk menimbulkan kerugian pihak lain&period;<&sol;span><&sol;li>&NewLine;<&sol;ol>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; center&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;"><strong>Pasal 2<&sol;strong><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; center&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;"><strong>Wartawan Indonesia menempuh cara-cara yang profesional dalam melaksanakan tugas jurnalistik&period;<&sol;strong><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; center&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;"><strong>Penafsiran<&sol;strong><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<p><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;">Cara-cara yang profesional adalah&colon;<&sol;span><&sol;p>&NewLine;<ol>&NewLine;<li><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;">menunjukkan identitas diri kepada narasumber&semi;<&sol;span><&sol;li>&NewLine;<li><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;">menghormati hak privasi&semi;<&sol;span><&sol;li>&NewLine;<li><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;">tidak menyuap&semi;<&sol;span><&sol;li>&NewLine;<li><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;">menghasilkan berita yang faktual dan jelas sumbernya&semi;<&sol;span><&sol;li>&NewLine;<li><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;">rekayasa pengambilan dan pemuatan atau penyiaran gambar&comma; foto&comma; suara dilengkapi dengan keterangan tentang sumber dan ditampilkan secara berimbang&semi;<&sol;span><&sol;li>&NewLine;<li><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;">menghormati pengalaman traumatik narasumber dalam penyajian gambar&comma; foto&comma; suara&semi;<&sol;span><&sol;li>&NewLine;<li><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;">tidak melakukan plagiat&comma; termasuk menyatakan hasil liputan wartawan lain sebagai karya sendiri&semi;<&sol;span><&sol;li>&NewLine;<li><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;">penggunaan cara-cara tertentu dapat dipertimbangkan untuk peliputan berita investigasi bagi kepentingan publik&period;<&sol;span><&sol;li>&NewLine;<&sol;ol>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; center&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;"><strong>Pasal 3<&sol;strong><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; center&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;"><strong>Wartawan Indonesia selalu menguji informasi&comma; memberitakan secara berimbang&comma; tidak mencampurkan fakta dan opini yang menghakimi&comma; serta menerapkan asas praduga tak bersalah&period;<&sol;strong><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; center&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;"><strong>Penafsiran<&sol;strong><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<ol>&NewLine;<li><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;">Menguji informasi berarti melakukan check and recheck tentang kebenaran informasi itu&period;<&sol;span><&sol;li>&NewLine;<li><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;">Berimbang adalah memberikan ruang atau waktu pemberitaan kepada masing-masing pihak secara proporsional&period;<&sol;span><&sol;li>&NewLine;<li><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;">Opini yang menghakimi adalah pendapat pribadi wartawan&period; Hal ini berbeda dengan opini interpretatif&comma; yaitu pendapat yang berupa interpretasi wartawan atas fakta&period;<&sol;span><&sol;li>&NewLine;<li><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;">Asas praduga tak bersalah adalah prinsip tidak menghakimi seseorang&period;<&sol;span><&sol;li>&NewLine;<&sol;ol>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; center&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;"><strong>Pasal 4<&sol;strong><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; center&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;"><strong>Wartawan Indonesia tidak membuat berita bohong&comma; fitnah&comma; sadis&comma; dan cabul&period;<&sol;strong><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; center&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;"><strong>Penafsiran<&sol;strong><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<ol>&NewLine;<li><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;">Bohong berarti sesuatu yang sudah diketahui sebelumnya oleh wartawan sebagai hal yang tidak sesuai dengan fakta yang terjadi&period;<&sol;span><&sol;li>&NewLine;<li><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;">Fitnah berarti tuduhan tanpa dasar yang dilakukan secara sengaja dengan niat buruk&period;<&sol;span><&sol;li>&NewLine;<li><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;">Sadis berarti kejam dan tidak mengenal belas kasihan&period;<&sol;span><&sol;li>&NewLine;<li><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;">Cabul berarti penggambaran tingkah laku secara erotis dengan foto&comma; gambar&comma; suara&comma; grafis atau tulisan yang semata-mata untuk membangkitkan nafsu birahi&period;<&sol;span><&sol;li>&NewLine;<li><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;">Dalam penyiaran gambar dan suara dari arsip&comma; wartawan mencantumkan waktu pengambilan gambar dan suara&period;<&sol;span><&sol;li>&NewLine;<&sol;ol>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; center&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;"><strong>Pasal 5<&sol;strong><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; center&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;"><strong>Wartawan Indonesia tidak menyebutkan dan menyiarkan identitas korban kejahatan susila dan tidak menyebutkan identitas anak yang menjadi pelaku kejahatan&period;<&sol;strong><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; center&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;"><strong>Penafsiran<&sol;strong><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<ol>&NewLine;<li><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;">Identitas adalah semua data dan informasi yang menyangkut diri seseorang yang memudahkan orang lain untuk melacak&period;<&sol;span><&sol;li>&NewLine;<li><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;">Anak adalah seorang yang berusia kurang dari 16 tahun dan belum menikah&period;<&sol;span><&sol;li>&NewLine;<&sol;ol>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; center&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;"><strong>Pasal 6<&sol;strong><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; center&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;"><strong>Wartawan Indonesia tidak menyalahgunakan profesi dan tidak menerima suap&period;<&sol;strong><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; center&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;"><strong>Penafsiran<&sol;strong><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<ol>&NewLine;<li><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;">Menyalahgunakan profesi adalah segala tindakan yang mengambil keuntungan pribadi atas informasi yang diperoleh saat bertugas sebelum informasi tersebut menjadi pengetahuan umum&period;<&sol;span><&sol;li>&NewLine;<li><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;">Suap adalah segala pemberian dalam bentuk uang&comma; benda atau fasilitas dari pihak lain yang mempengaruhi independensi&period;<&sol;span><&sol;li>&NewLine;<&sol;ol>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; center&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;"><strong>Pasal 7<&sol;strong><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; center&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;"><strong>Wartawan Indonesia memiliki hak tolak untuk melindungi narasumber yang tidak bersedia diketahui identitas maupun keberadaannya&comma; menghargai ketentuan embargo&comma; informasi latar belakang&comma; dan off the record sesuai dengan kesepakatan&period;<&sol;strong><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; center&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;"><strong>Penafsiran<&sol;strong><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<ol>&NewLine;<li><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;">Hak tolak adalak hak untuk tidak mengungkapkan identitas dan keberadaan narasumber demi keamanan narasumber dan keluarganya&period;<&sol;span><&sol;li>&NewLine;<li><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;">Embargo adalah penundaan pemuatan atau penyiaran berita sesuai dengan permintaan narasumber&period;<&sol;span><&sol;li>&NewLine;<li><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;">Informasi latar belakang adalah segala informasi atau data dari narasumber yang disiarkan atau diberitakan tanpa menyebutkan narasumbernya&period;<&sol;span><&sol;li>&NewLine;<li><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;">Off the record adalah segala informasi atau data dari narasumber yang tidak boleh disiarkan atau diberitakan&period;<&sol;span><&sol;li>&NewLine;<&sol;ol>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; center&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;"><strong>Pasal 8<&sol;strong><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; center&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;"><strong>Wartawan Indonesia tidak menulis atau menyiarkan berita berdasarkan prasangka atau diskriminasi terhadap seseorang atas dasar perbedaan suku&comma; ras&comma; warna kulit&comma; agama&comma; jenis kelamin&comma; dan bahasa serta tidak merendahkan martabat orang lemah&comma; miskin&comma; sakit&comma; cacat jiwa atau cacat jasmani&period;<&sol;strong><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; center&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;"><strong>Penafsiran<&sol;strong><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<ol>&NewLine;<li><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;">Prasangka adalah anggapan yang kurang baik mengenai sesuatu sebelum mengetahui secara jelas&period;<&sol;span><&sol;li>&NewLine;<li><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;">Diskriminasi adalah pembedaan perlakuan&period;<&sol;span><&sol;li>&NewLine;<&sol;ol>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; center&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;"><strong>Pasal 9<&sol;strong><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; center&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;"><strong>Wartawan Indonesia menghormati hak narasumber tentang kehidupan pribadinya&comma; kecuali untuk kepentingan publik&period;<&sol;strong><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; center&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;"><strong>Penafsiran<&sol;strong><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<ol>&NewLine;<li><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;">Menghormati hak narasumber adalah sikap menahan diri dan berhati-hati&period;<&sol;span><&sol;li>&NewLine;<li><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;">Kehidupan pribadi adalah segala segi kehidupan seseorang dan keluarganya selain yang terkait dengan kepentingan publik&period;<&sol;span><&sol;li>&NewLine;<&sol;ol>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; center&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;"><strong>Pasal 10<&sol;strong><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; center&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;"><strong>Wartawan Indonesia segera mencabut&comma; meralat&comma; dan memperbaiki berita yang keliru dan tidak akurat disertai dengan permintaan maaf kepada pembaca&comma; pendengar&comma; dan atau pemirsa&period;<&sol;strong><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; center&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;"><strong>Penafsiran<&sol;strong><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<ol>&NewLine;<li><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;">Segera berarti tindakan dalam waktu secepat mungkin&comma; baik karena ada maupun tidak ada teguran dari pihak luar&period;<&sol;span><&sol;li>&NewLine;<li><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;">Permintaan maaf disampaikan apabila kesalahan terkait dengan substansi pokok&period;<&sol;span><&sol;li>&NewLine;<&sol;ol>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; center&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;"><strong>Pasal 11<&sol;strong><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; center&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;"><strong>Wartawan Indonesia melayani hak jawab dan hak koreksi secara proporsional&period;<&sol;strong><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<p style&equals;"text-align&colon; center&semi;"><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;"><strong>Penafsiran<&sol;strong><&sol;span><&sol;p>&NewLine;<ol>&NewLine;<li><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;">Hak jawab adalah hak seseorang atau sekelompok orang untuk memberikan tanggapan atau sanggahan terhadap pemberitaan berupa fakta yang merugikan nama baiknya&period;<&sol;span><&sol;li>&NewLine;<li><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;">Hak koreksi adalah hak setiap orang untuk membetulkan kekeliruan informasi yang diberitakan oleh pers&comma; baik tentang dirinya maupun tentang orang lain&period;<&sol;span><&sol;li>&NewLine;<li><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;">Proporsional berarti setara dengan bagian berita yang perlu diperbaiki&period;<&sol;span><&sol;li>&NewLine;<&sol;ol>&NewLine;<p><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;">Penilaian akhir atas pelanggaran kode etik jurnalistik dilakukan Dewan Pers&period; Sanksi atas pelanggaran kode etik jurnalistik dilakukan oleh organisasi wartawan dan atau perusahaan pers&period;<&sol;span><&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;<p><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;">Jakarta&comma; Selasa&comma; 14 Maret 2006<&sol;span><&sol;p>&NewLine;<p><span style&equals;"font-family&colon; georgia&comma; palatino&semi; font-size&colon; 16px&semi;">&lpar;Kode Etik Jurnalistik ditetapkan Dewan Pers melalui Peraturan Dewan Pers Nomor&colon; 6&sol;Peraturan-DP&sol;V&sol;2008 Tentang Pengesahan Surat Keputusan Dewan Pers Nomor 03&sol;SK-DP&sol;III&sol;2006 tentang Kode Etik Jurnalistik Sebagai Peraturan Dewan Pers&rpar;<&sol;span><&sol;p>&NewLine;<p>&nbsp&semi;<&sol;p>&NewLine;